Tips Membuat Nasi Goreng Agar Tidak Menggumpal

Setelah sekian lama berada dirumah kamu pasti ingin jajan diluar rumah. Tapi karena pandemi yang melanda dunia dan Jakarta, masih belum banyak tempat makan yang buka. Apalagi tempat makan di pinggir jalan yang menyediakan nasi goreng yang enak. Ketika kamu ingin membuat nasi goreng, perlu diperhatikan bahwa pemilihan nasi akan menentukan hasil dari nasi goreng tersebut. Nah, artikel ini akan membahas dan memberikan tips bagaimana membuat nasi goreng agar tidak menggumpal. Kamu ingin membuat nasi goreng di rumah? 

Berikut tips membuat nasi goreng agar tidak menggumpal.

  1. Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pemilihan beras. Dalam pemilihan beras kamu bisa memilih beras pera. Agar nasi tidak menggumpal nantinya kamu bisa menggunakan beras pera.  Ini karena di dalam beras pera mengandung lebih dari 25% zat amilosa sehingga ketika dimasak, nasi akan menjadi lebih keras. Sedangkan beras pulen mengandung 20% berat amilopektin sehingga membuat nasi akan lebih lengket ketika sudah matang. 
  1. Gunakanlah nasi dingin. Selain memikirkan jenis beras, kamu juga perlu untuk menggunakan nasi yang dingin untuk dijadikan nasi goreng. Nasi yang dingin tidak akan menggumpal dan akan lebih menyerap bumbu dibanding nasi yang masih panas. 
  1. Yang ketiga masukkan telur terlebih dahulu. Jika kamu ingin menggunakan telur lebih baik masukan telur terlebih dahulu pada wajan. Hal ini akan mencegah nasi menggumpal dan lengket hingga gosong hingga pada dasar wajan. 
  1. Campur nasi dengan kecap terlebih dahulu. Sebelum dimasukkan ke wajan. Coba campur rata nasi dengan kecap dengan begini kemungkinan nasi goreng menggumpal bisa dihindari. 
  1. Tips membuat nasi goreng yang kelima agar tidak menggumpal adalah, aduk nasi dengan cepat. Saat masih masuk wajah dengan cepat ya karena pada dasarnya nasi sudah matang dan proses penggorengan nya hanya agar bumbu menyerap dan bercampur dengan nasi. Selain itu juga menghindari nasi terlalu lama pada wajan dan mencegah menempel hingga gosong ke dasar wajan.

Itu dia tips membuat nasi goreng agar tidak menggumpal. Semoga kamu bisa langsung mencobanya ya!

Perbedaan Beras Putih dan Beras Merah

Banyak orang yang beranggapan kalau makan itu tidak lengkap apabila belum makan dengan nasi. Nasi putih memang masih menjadi nasi paling favorit bagi orang Indonesia. Tapi ada juga orang-orang yang mengganti nasi putihnya dengan nasi merah. Ini karena banyak orang memandang nasi merah itu lebih sehat daripada nasi putih. Kira-kira apakah benar dengan mengkonsumsi beras merah maka kamu akan merasa lebih sehat? 

Perbedaan beras putih dan merah

Sebenarnya beras putih dan beras merah berasal dari padi yang sama. Yang membedakannya antara kedua jenis beras itu adalah dari proses pembuatannya. Untuk menghasilkan beras putih dilakukan proses penggilingan pada bagian luar. Jadi bagian-bagian beras seperti sekam, dedak dan embrio pada beras akan dibersihkan. Proses tersebut berfungsi untuk memperpanjang usia simpan beras.

Tetapi proses ini dapat menurunkan nutrisi pada beras putih dan proses inilah yang membedakan antara dengan beras putih dan beras merah. Dari proses tersebut kandungan yang terdapat diantara kedua jenis beras itu pun berbeda. Beras merah lebih banyak memiliki kandungan yang berguna untuk tubuh. 

Nah akibat perbedaan kandungan antara beras merah dan beras putih. Inilah yang membuat beras merah ramah terhadap gula darah dan mengganti nasi putih dengan nasi merah disebut dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 loh.

Oleh karena itu kandungan beras merah disebut lebih bergizi dan lebih kaya akan nutrisi dibandingkan beras putih. Tetapi harus diingat bahwa untuk mengkonsumsinya kamu juga perlu menyesuaikan dengan kondisi kesehatanmu. Meski beras merah memiliki banyak manfaat kamu juga perlu menambahkan sumber nutrisi lain sebagai variasi gizi yang seimbang.

Itu dia perbedaan beras putih dan merah. Jika kamu ingin mencoba mengganti nasi putih menjadi nasi merah alangkah baiknya kamu mencoba nya sedikit terlebih dahulu agar kamu tahu kalau kamu cocok atau tidak memakan nasi merah.

Semoga informasi diatas berguna dan bermanfaat untuk kamu ya. 

Jenis-Jenis Beras dan Manfaatnya Untuk Kesehatan

Beras putih pada umumnya lebih banyak disukai oleh banyak orang khususnya di Indonesia. Jenis beras tersebut berasal dari padi yang telah digiling untuk menghilangkan kulit dedak dan kuman. Nasi putih diklaim memiliki rasa yang lebih enak daripada jenis beras lainnya. Proses tersebut membuat kandungan nutrisi dan berbagai senyawa bermanfaat di beras putih yang lebih sedikit dibandingkan jenis beras lainnya akibatnya. Beras putih mengandung lebih sedikit serat protein, antioksidan, vitamin dan mineral daripada jenis beras beras lainnya.

Selain itu beras putih juga mengandung jumlah gula yang lebih tinggi daripada beras lainnya sehingga memiliki rasa yang dianggap lebih enak daripada beras merah. Ada banyak jenis beras yang sebenarnya dapat dikonsumsi masyarakat. Selain beras putih berikut jenis nasi yang bisa dikonsumsi. 

Beras Coklat

Pertama beras coklat merah coklat terbuat dari bulir padi yang telah dipisah dari sekam. Beras coklat berbeda dengan beras putih, masih mengandung lapisan dedak. Dengan begitu nutrisi yang dimiliki lebih banyak didapati di dalam beras coklat. 

Beras ini  mengandung antioksidan flavonoid, apigenin bersin dan luteolin yang membantu mencegah penyakit besar. Mengonsumsi makanan yang mengandung flavonoid secara teratur dapat mengurangi resiko untuk terkena berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker jenis tertentu. Beras coklat juga mengandung kalori dan karbohidrat yang serupa dengan beras putih.

Kandungan protein di beras coklat juga lebih tinggi daripada beras putih. Jenis beras ini sangat cocok dikonsumsi bagi penderita diabet karena membantu mengatur gula darah dan insulin 

Beras Hitam

Beras hitam memiliki warna pekat dan seringkali berubah menjadi ungu saat dimasak. Riset membuktikan beras hitam mengandung antioksidan yang paling tinggi diantara semua jenis beras. Antioksidan merupakan senyawa yang melindungi sel kamu dari kerusakan yang diakibatkan oleh kelebihan molekul radikal bebas. Beras hitam mengandung antioksidan yang bersifat antikanker.  

Beras Merah

Beras merah mengandung protein dan serat yang tinggi. Flavonoid dalam beras merah membantu mengurangi peradangan di dalam tubuh, menjaga kadar radikal bebas dan mengurangi risiko kondisi kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Itu mengapa lebih baik untuk mengkonsumsi beras merah, hitam atau coklat dibandingkan dengan beras putih. Antioksidan di dalam beras putih juga lebih rendah daripada antioksidan di dalam beras merah coklat dan hitam. Mengkonsumsi beras putih tetap memiliki manfaat kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah sedang beras putih juga lebih mudah dicerna sehingga baik untuk yang memiliki masalah pencernaan namun beras putih memiliki indeks glikemik yang tinggi sehingga bisa meningkatkan risiko diabetes.

Itu dia jenis-jenis beras dan berbagai manfaatnya. Kamu dapat mencoba beberapa varian beras di atas untuk menjaga kesehatan tubuh kamu. Semoga informasi diatas berguna untuk kamu ya. 

8 Teknik Membersihkan Beras dari Kutu yang Bandel

Beras memang bahan makanan kering yang bisa digunakan sewaktu-waktu sehingga kita bisa membelinya dalam jumlah yang banyak dan bisa kita simpan untuk digunakan di kemudian hari. Namun menyimpan beras tidak boleh sembarangan, karena apabila salah cara bisa saja cara tersebut mengundang kutu sehingga beras cepat berubah aromanya.

Mengapa beras bisa kutuan ketika menyimpan beras dalam jangka waktu yang lama? Karena ketika kita meletakkan wadah penyimpanan beras di tempat lembab tentu akan mengundang kutu untuk bersarang di dalamnya tapi kalian tidak perlu khawatir kalau beras sudah berkutu. Kalian bisa membersihkan beras dengan cara berikut ini.  

Teknik membersihkan beras dari kutu

  1. Jemur beras di tempat yang panas. Cara ini cara yang paling sederhana kita bisa menaruh beras di tempat atau wadah yang pipih kemudian jemur di bawah terik matahari beras bisa dengan sendirinya keluar dan meninggalkan beras tersebut. 
  1. Kedua tutup memakai lap atau kain basah hamparkan ditambah kemudian tutupi dengan lap atau kain yang sudah dibasahi dan biarkan beberapa menit nantinya kutu bisa menempel ke kain tersebut. 
  1. Ketiga, memakai kulit kayu manis aroma khas dari kayu manis bisa mengusir kutu beras. Ambil beberapa bagian atau cuitan kulit kayu manis kemudian masukkan ke tempat penyimpanan beras 
  1. Keempat,  menggunakan bawang putih. Cara yang satu ini mungkin agak beresiko karena bisa mengubah rasa dan tekstur beras tapi bisa kalian coba. Caranya siapkan irisan bawang putih kemudian tempatkan di permukaan beras yang sudah dihamparkan. Karena bau menyengat dari bawang putih, maka kutu beras pun akan segera pindah ketempat yang lain. 
  1. Kelima, memakai daun jeruk purut. Hampir sama dengan bawang putih aroma daun jeruk purut bisa mengusir kutu beras. Caranya tumbuk daun jeruk purut lalu taburkan di atas beras.
  1. Keenam menggunakan Cabai kering. Cabai kering bisa dimanfaatkan untuk mengusir kutu beras. Cukup taburkan cabai kering di atas permukaan beras dan nantinya kutu akan keluar perlahan dari tempat penyimpanan beras. 
  1. Ketujuh menggunakan daun pandan atau daun salam. Aroma kuat daun pandan juga bisa mengusir kutu beras. Caranya, keringkan dulu daun kemudian masukkan ke dalam tempat penyimpanan beras. 
  1. Kedelapan bekukan selama satu minggu. Teknik ini akan menghasilkan efek dengan membiarkan kutu berada di suhu panas karena serangga pun tidak akan tahan dengan suhu dingin. Caranya cukup mudah memasukkan wadah beras ke dalam kotak penyimpanan freezer kurang lebih selama satu minggu atau sampai kutunya menghilang selain mengusir. Teknik ini juga akan menghilangkan telur telur kutu. 

Itu dia 8 teknik yang bisa kamu coba untuk membersihkan beras dari kutu. Semoga infonya bermanfaat ya. 

3 Cara Mengusir Kutu Beras yang Bisa Kamu Coba

Pernahkah kamu membeli beras tetapi ternyata beras tersebut mengandung kutu dan kamu bingung bagaimana cara mengusir kutu dari beras. Kejadian ini tidak jarang dialami oleh banyak orang. Banyak faktor yang membuat beras dihinggapi oleh kutu. Tetapi kali ini kita akan membahas tips bagaimana cara mengusir kutu beras.

Membeli beras di pasar memang rata-rata berat sudah tidak ada kutunya tapi tidak menutup kemungkinan saat disimpan di rumah beras bisa jadi berkutu. Kalau sudah berkutu kita harus bagaimana ya? Berikut tips mengusir kutu dari beras. 

Menjemur beras

Cara pertama adalah dengan menjemur beras. Pertama-tama tuangkan beras ke permukaan suatu wadah yang lebar agar dapat disebar ke seluruh permukaan wadah. Kemudian kamu bisa bisa meninggalkannya di luar ruangan yang terkena cahaya matahari langsung selama kurang lebih 20 menit. 

Bekukan beras

Cara kedua untuk mengusir kutu beras adalah, jika cuaca sedang tidak cerah kita masih bisa melakukan cara lain untuk membasmi kutu beras. Caranya, pertama masukkan beras yang berkutu ke dalam suatu wadah yang tertutup. Lalu kemudian simpan didalam kulkas selama kurang lebih 30 menit. Kalau beras sudah cukup dingin dan beku kamu bisa mengeluarkannya. Sehabis itu cuci dibawah air mengalir agar telur dan kutu yang beku akan mengambang di permukaan air. Dengan begitu kita bisa lebih mudah membersihkannya. 

Disimpan bersama cengkeh atau kayu manis

Cara terakhir untuk mengusir kutu beras adalah, di dalam wadah penyimpanan beras kita bisa memasukkan beberapa buah kayu manis ataupun cengkeh. Keduanya bahan tersebut bisa jadi obat pengusir kutu beras yang baik. Beras yang sudah dijemur juga bisa disimpan dengan cengkeh ataupun kayu manis. Dengan cara ini itu kutu beras tidak akan kembali lagi.

Sebenarnya selain cara diatas, masih ada beberapa cara lagi untuk mengusir kutu beras. Tetapi 3 cara diatas adalah yang terbukti ampuh dalam mengusir kutu yang ada di dalam beras. Jadi ketika kamu menemukan kutu beras di dalam tempat penyimpanan beras kamu coba lah ketiga cara diatas. 

Nah itu dia tips  bagaimana cara mengusir kutu pada beras, Jangan lupa dipraktekan dirumah ya. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu.