5 Cara Memanfaatkan Uang Bonus dengan Cara yang Bijak

kirim-uang
Kirim Uang

Beberapa di antara kamu mungkin baru saja menerima uang bonus. Ada pula di antara kamu mendadak menjadi miliyuner dari hasil penjualan properti, misalnya. Pakar keuangan mengatakan lebih baik menolak godaan untuk membelanjakan semua penghasilan, sebelum kamu terburu-buru membayar uang muka untuk mobil baru. Pikirkan bagaimana kamu dapat menggunakan uang tunai ekstra ini untuk keuntungan jangka panjang dan keamanan finansial yang lebih besar.

Berikut adalah 5 tips keuangan untuk mengatur  uang bonus tersebut :

1. Tetapkan rencana anggaran dan tabungan

Uang bonus tentu memudahkan seseorang untuk memulai rencana tabungannya. Cobalah pendekatan lain, investasi terlebih dahulu setidaknya 10 persen dari gaji bersih kamu adalah awal yang baik untuk mengumpulkan kekayaan dari waktu ke waktu.

Ada baiknya kamu membuka paling tidak tiga rekening bank untuk memfasilitasi alokasi pembayaran bulanan kamu ke dalam penghasilan, tabungan dan investasi, dan rekening-rekening pengeluaran tetap.

Melakukan hal itu memungkinkan kamu untuk “membayar diri terlebih dahulu”, atas aspek penting dari penganggaran.

2. Dapatkan bunga lebih banyak untuk rekening tabungan “loyalitas”

Beberapa bank telah meluncurkan program “loyalitas” selama beberapa tahun terakhir sehingga pelanggan dapat memperoleh suku bunga yang lebih tinggi dan menikmati cashback bulanan langsung ketika mereka dapat memenuhi beberapa kriteria seperti transaksi perbankan reguler, pengeluaran kartu, investasi atau kredit gaji. Coba gunakan uang bonus untuk kepentingan tersebut.

3. Melunasi utang dengan biaya bunga tinggi

Berfokuslah pada pinjaman pribadi yang memiliki biaya bunga tinggi dan mahal untuk dipelihara, seperti kartu kredit, yang memiliki bunga 24 persen setahun.

Melakukan pembayaran minimum pada kartu kamu alih-alih membayar penuh setiap bulan bisa menyebabkan bunga bertambah pada jumlah pokok yang terhutang. Jadi, jika kamu memiliki utang misalnya 5.000 dolar Singapura terhadap kartu kamu selama setahun, kamu bisa membayar 1.200 dolar Singapura untuk bunganya saja.

4. Tambah investasi

Maksimalkan return yang kamu terima dengan menambah dana investasimu. Uang bonus yang didapatkan sangat bisa digunakan untuk investasi.

5. Miliki dana pensiun

Dana pensiun ini bisa kamu investasikan di berbagai instrumen, kamu juga bisa menambahkan perlindungan asuransi dengan uang tersebut.

4 Kesalahan Investor yang Harus Dihindari

kirim-uang
Kirim Uang

Berinvestasi di pasar saham sangatlah menguntungkan. Investasi di pasar modal bisa memberikan keuntungan yang lebih besar jika dibandingkan dengan berinvestasi di instrumen lainnya.

Dalam satu tahun kadang keuntungan berinvestasi bisa mencapai lebih dari 10 persen, lebih besar dari tabungan, deposito atau pun emas.

Namun berinvestasi juga mempunyai risiko yang perlu diperhitungkan. Banyak cerita buruk orang atau investor yang mengalami kerugian. Hal tersebut membuat orang menjadi takut untuk berinvestasi.

Kebanyakan kerugian berasal dari kesalahan investor yang sebenarnya bisa Anda hindari. Berikut ini adalah kesalahan investor paling umum yang dilakukan oleh pemula :

1. Perlu modal besar untuk investasi

Beranggapan perlu modal besar merupakan salah satu kesalahan investor. Untuk berinvestasi tidak memerlukan modal besar. Saat ini banyak instrumen investasi di pasar modal yang menawarkan investasi dengan modal awal kecil.

Saat ini banyak perusahaan yang memungkinkan Anda untuk berinvestasi dengan modal hanya Rp 500 ribu saja.

Cara yang bisa dilakukan adalah Anda harus menyimpan uang sedikit demi sedikit dan konsisten. Hal tersebut akan mebuahkan hasil yang tidak terduga.

2. Simpan investadi dalam satu keranjang yang sama

Menempatkan seluruh telur di keranjang yang sama sangat memiliki risiko yang tinggi. Jika keranjang tersebut jatuh maka pecah semua telur itu.

Hal tersebut juga bisa terjadi pada investasi. Jika kita menaruh di satu instrumen atau portofolio yang sama memiliki risiko yang tinggi.

3. Selalu menengok investasi

Oleh sebab itu sebarlah investasi Anda ke instrumen yang portofolio yang berbeda-beda sehingga jika satu instrumen tengah mengalami nasib buruk maka uang Anda tidak akan hilang seluruhnya. Jangan sampai menjadi kesalahan investor di masa depan.

Jangan terlalu sering menengok investasi Anda. Setiap hari menengok imbal hasil atau keuntungan yang Anda dapatkan tidaklah memberikan dampak apa-apa dan justru membuat Anda lebih takut.

Ingat, investasi adalah jangka panjang oleh karena itu jangan terus menengok apa yang Anda simpan.

4. Lupa untung meneliti

Satu kesalahan yang selalu dilakukan oleh pemula adalah tidak melakukan penelitian terlebuh dahulu. Mereka menaruh dana hanya ikut-ikutan.

Padahal berinvestasi harus memiliki tujuan masing-masing dan mulai menghitung sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Tips Mendapatkan Suku Bunga Investasi yang Tinggi

kirim-uang
Kirim Uang

Deposito merupakan cara penyimpanan uang berjangka yang banyak dipilih oleh para nasabah yang ingin agar uangnya tetap aman sekaligus nilainya bertambah secara berjangka. Apalagi jika bisa mendapatkan bunga investasi tinggi sehingga kelipatan uang akan bertambah meskipun tidak bisa diambil secara bebas dan hanya pada waktu perjanjian saja.

Mempunyai tabungan yang memiliki nilai investasi tinggi memang sangat menarik dan untuk diperoleh. Jika anda ingin menginvestasikan uang anda melalui deposito, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut ini:

Melihat reputasi bank

Hal pertama sebelum melihat suku bunga ataupun berbagai macam fasilitas yang disediakan oleh bank adalah melihat reputasi bank terkait dengan baik. Sebuah bangunan lembaga keuangan khususnya bank harus memiliki dan memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia sebagai pusat bank tertinggi baik dari segi produk yang ditawarkan, fasilitas termasuk juga pelayanan yang diberikan kepada nasabahnya. Bank dengan reputasi terbaik biasanya sering mendapatkan penghargaan baik secara nasional maupun juga internasional sekaligus mendapatkan respon dan review yang baik dari masyarakat sebagai nasabahnya. Selain itu, bank yang baik juga akan memberikan tingkat suku bunga tinggi namun tetap kompetitif.

Membandingkan bunga deposito

Hal yang membuat banyak orang lebih tertarik menabung ke dalam deposito adalah karena bunganya yang kompetitif karena bisa meningkatkan jumlah uang yang ditabungkan. Tentu saja tugas Anda sedikit lebih berat disini dimana Anda harus membandingkan buang deposito dari satu bank dan yang lainnya hingga menemukan suku bunga tertinggi. Ada penawaran dari berbagai bank dengan suku bunga yang sama dan ada pula yang berbeda sehingga Anda perlu mencari tahu sehingga keuntungan lebih besar. Cukup bandingkan suku bunga dari bank yang tersedia di wilayah daerah Anda dan suku bunga yang lainnya. Pilihlah yang terbaik dengan syarat paling mudah.

Melihat fitur yang akan diberikan

Hal yang paling penting adalah memperhatikan fitur-fitur yang diberikan oleh pihak bank yang memang menyediakan deposito itu. Cobalah untuk melihat apakah dalam produk deposito yang ditawarkan tersedia ARO atau Automatic Roll Over yang artinya perpanjangan deposito. Jika memang tersedia, maka Anda bisa memilih bank tersebut karena dengan adanya perpanjangan itu, maka Anda tidak perlu mengurus banyak prosedur lagi sekaligus lebih mempermudah Anda dalam melakukan transaksi.

5 Investasi Pendidikan Anak untuk Masa Depan

kirim-uang
Kirim Uang

Pendidikan merupakan hal penting dalam hidup. Itulah mengapa para orang tua akan menyiapkan pendidikan anak-anak mereka sedini mungkin. Apalagi di zaman sekarang, banyak orang tua yang sudah mulai sadar bahwa menyiapkan dana untuk pendidikan anak dapat dilakukan dengan berinvestasi.

Investasi seperti apakah yang cocok bagi anak-anak kita untuk masa depan? Hal ini tentu harus dipilih dengan pertimbangan yang matang ya. Jangan sampai salah pilih investasi pendidikan yang justru membuat masa depan mereka terganggu. Untuk itu, mari kenali dulu jenis-jenis investasi yang bisa digunakan sebagai investasi pendidikan

1. Menabung

Investasi pendidikan yang paling mudah untuk dilakukan adalah berupa tabungan. Tabungan ini dapat dilakukan dengan membuka rekening di bank atau bahkan dengan menabung sendiri di rumah.

Apabila menabung di rumah memiliki kekurangan seperti ketidakamanan, cobalah untuk menabung di bank karena tabungan dapat dibuka dan ditarik kapan saja. Selain itu, ada pula bunga yang berlaku dan menguntungkan meskipun bunga tersebut tergantung dari jumlah saldo yang dimiliki.

2. Investasi Deposito di Bank

Investasi deposito bisa menjadi langkah dalam mewujudkan investasi pendidikan untuk anak kita. Hal yang membedakan antara deposito dengan tabungan adalah jangka waktu pengambilannya. Deposito merupakan tabungan yang pengambilannya dalan jangka waktu tertentu. Dengan begitu jika ingin berinvestasi, deposito dapat menjadi jalan keluarnya. Pada umumnya deposito dapat diambil dalam jangka waktu tertentu seperti 1 tahun atau 3 tahun misalnya.

3. Menggunakan Asuransi

Jenis investasi pendidikan lainnya yang bisa dijadikan sebagai pilihan adalah asuransi pendidikan. Jenis asuransi ini berfungai untuk melindungi kebutuhan pendidikan anak. Cukup dengan rutin membayar premi asuransi, seseorang bisa mendapatkan hak berupa jaminan biaya pendidikan walaupun yang memiliki asuransi sudah meninggal dunia.

Jadi ketika memilih jenis investasi ini, boleh dibilang cukup aman dan sangat tepat. Namun satu hal yang perlu diingat investasi ini dikenakan penalti jika diambil dengan menyalahi perjanjian yang sudah ada. Tanyakan terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan asuransi yang kamu pilih.

5 Langkah Jitu Memilih Bank Untuk Investasi Deposito

Kirim Uang

Kamu pastinya sudah memahami apa yang dimaksud dengan investasi deposito. Jenis investasi ini memang menguntungkan karena jumlah bunga yang bisa kamu dapat jauh lebih besar dari bunga tabungan biasa.

Namun, kamu harus bisa mencari bank dengan tepat untuk investasi deposito ini. Bagaimana caranya?

1. Pengawasan OJK

Ketika kamu memilih bank yang digunakan untuk menabung ataupun untuk melakukan deposito, bahkan untuk melakukan pinjaman sekalipun, wajib hukumnya kamu memastikan bahwa bank yang kamu miliki berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan Indonesia atau OJK. Selain itu, pastikan juga ada dalam naungan LPS.

Dengan demikian, kamu bsa terhindar dari yang namanya risiko kebangkrutan bank. Andaikan saja bila deposit kamu besar, mungkin satu miliar dan ternyata banknya bangkrut, tentu kamu akan rugi bila bank tersebut tak dalam naungan OJK. Namun, jika bank tersebut ada di dalam naungan OJK, kamu bisa mendapatkan uangmu kembali.

2. Perbedaan suku bunga

Saat memilih bank dengan tujuan investasi deposito, hal lain yang sebaiknya kamu pertimbangkan adalah perbedaan jumlah bunganya. Setiap bank memiliki bunga yang berbeda. Bila kamu ingin mendapatkan untung banyak, maka pilihlah bank yang memiliki tingkat bunga tinggi untuk investasi deposito.

Perhatikan juga syarat apa yang harus dipenuhi untuk mendapatkan suku bunga tersebut. Contohnya, bank A mempunyai bunga lebih tinggi dari bank B. Namun, bank A menerapkan syarat yang panjang dan sulit dipenuhi. Daripada ribet, mending pilih bank B saja meskipun suku bunganya ada di angka rata-rata.

3. Hati-Hati pada bunga tinggi

Siapa yang menolak jika ditawari investasi deposito dengan bunga besar? Nyaris semua orang tertarik, kan? Memang tak masalah memilih sebuah bank dengan suku bunga tinggi. Namun, kamu harus memperhatikan faktor lainnya. Selain persyaratannya, perhatikan juga tingkat rasionya. Bisa saja saat itu bank membutuhkan dana segar dalam waktu cepat, kan?

4. Lihat biaya lainnya

Perhatikan pula biaya lain yang akan digunakan ketika kamu melakukan deposito di bank tersebut. Biaya-biaya lain ini terdiri dari biaya administrasi, asuransi, dan lain sebagainya. Nah, biaya-biaya tersebutlah yang harus kamu perhatikan. Jangan sampai bunga yang kamu dapat dari deposito itu habis untuk menutupi biaya-biaya ini.

Tips Memilih Bank dengan Bunga Deposito yang Tinggi

kirim-uang
Kirim Uang

Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan produk deposito, ada baiknya Anda mengetahui beberapa hal terlebih dahulu. Berikut adalah beberapa hal penting yang perlu diperhatikan ketika Anda akan memilih bank tempat Anda akan mendepositkan uang Anda dan bisa juga digunakan sebagai acuan untuk memilih bank yang baik.

1. Reputasi Bank

Memperhatikan reputasi Bank adalah hal yang penting sebelum Anda menaruh uang Anda disana. Bank pilihan Anda untuk membuat deposito harus memenuhi standar kesehatan oleh Bank Indonesia. Hal ini dibutuhkan untuk menghindari diri Anda dari risiko kebangkrutan Bank nantinya. Selain itu, dengan reputasi yang baik, Bank juga biasanya memiliki standar pelayanan yang baik dan memuaskan nasabah, sehingga selain aman, Anda juga akan merasa nyaman memiliki deposito di Bank tersebut.

2. Suku Bunga Deposito

Besaran bunga deposito menjadi salah satu pertimbangan terpenting bagi Anda sebelum menentukan Bank yang paling tepat. Melakukan riset dan membandingkan bunga antar Bank akan sangat membantu Anda untuk melihat siapa yang menawarkan bunga deposito tertinggi bagi Anda. Semakin tinggi bunga yang ditawarkan, maka semakin besar pula keuntungan yang akan Anda dapatkan.

3. Jangka Waktu Deposito

Perbedaan jangka waktu deposito juga berdampak cukup banyak pada besaran bunga deposito yang diberikan oleh Bank. Jangka waktu yang ditawarkan biasanya dimulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun dan 2 tahun. Anda bisa yang sesuai dengan kebutuhan Anda ke depan. Setelah menentukan jangka waktunya, Anda baru bisa melakukan perbandingan bunga deposito antar Bank.

4. Biaya Deposito

Tidak semua Bank memberlakukan biaya administrasi per bulan serta biaya penalti jika Anda melakukan penarikan uang sebelum jatuh tempo. Tapi, ada baiknya untu memastikan terlebih dulu apakah Bank yang Anda inginkan memiliki biaya-biaya tersebut atau tidak dan juga perhatikan besarnya biaya. Pilihlah yang paling menguntungkan bagi keuangan Anda.

5. Fitur yang Diberikan

Ketahui juga fitur apa saja yang bisa diberikan oleh pihak bank kepada nasabah yang menggunakan deposito. Apakah bank tersebut menggunakan fasilitas perpanjangan deposito otomatis atau disebut dengan (Automatic Roll Over) yang akan sangat memudahkan transaksi nasabah.

4 Tips Hidup Mandiri untuk Anak Rantau

kirim-uang
Kirim Uang

Sudah bukan hal yang baru lagi bagi masyarakat yang tinggal di daerah untuk berpindah ke Jakarta, atau sebaliknya. Biasanya, mereka rela untuk meninggalkan rumah dan keluarga untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Namun, itu bukan hal yang mudah. Keluar dari rumah dan meninggalkan keluarga adalah keputusan yang berat, karena Anda harus belajar mandiri. Bagi remaja, ini adalah keputusan paling berat.

Berikut 4 tips hidup mandiri untuk anak rantau yang bisa Anda praktikkan :

Berhenti Menikmati Bantuan dari Orang Tua

Jika Anda memang berniat untuk hidup mandiri, hal pertama kali yang harus dilakukan adalah berhenti untuk menikmati bantuan-bantuan yang sering kali orangtua berikan.

Meskipun rasanya sulit untuk menolak, tapi cobalah untuk berani melakukan hal tersebut. Karena hal ini akan membuat Anda jauh lebih pintar dalam mengatur dan merencanakan keuangan pribadi ke depan dan menjadi lebih jelas.

Buat Rincian Pengeluaran yang Jelas

Dengan membuat rincian pengeluaran yang jelas akan membantu mengontrol dan mengatur keuangan bulanan Anda selama hidup mandiri dalam keadaan jauh dari orang tua. Selain itu, mempunyai rincian pengeluaran dengan sangat jelas dan mendetail dapat membantu Anda dalam proses menabung.

Irit dalam Berbelanja

Terkadang di saat masih hidup dengan orangtua, kita tidak memikirkan seberapa banyak uang yang digunakan untuk berbelanja, sehingga jika uang bulanan habis kita langsung meminta kepada orangtua untuk uang tambahan.

Jika Anda merupakan salah satu dari kriteria orang seperti di atas, mulailah untuk menghemat dalam berbelanja saat memulai hidup mandiri. Ingatlah, Anda jauh dari orangtua dan tidak ingin memberatkan jadi secara otomatis Anda akan menjaga pengeluaran bulanan sehingga uang akan aman hingga akhir bulan.

Sediakan Uang Darurat

Hidup mandiri tidak menutup kemungkinan akan terjadi hal-hal buruk, untuk itu sisakanlah sedikit uang Anda untuk situasi-situasi darurat seperti ketika Anda sakit, kecelakaan ataupun hal-hal darurat lainnya yang tidak diinginka.

Namun, jika uang tersebut tidak terpakai selama sebulan itu, Anda bisa menabungnya. Jadi, uang darurat ini juga bisa berperan sebagai uang untuk menabung.