4 Cara Memulai Bisnis dari Awal!

cara-menghemat-uang-belanja
Cara Menghemat Uang Belanja

Banyak orang yang memiliki keinginan untuk memulai bisnis sendiri, namun seringkali terhalang oleh modal yang dibutuhkan. Solusi yang terbaik adalah memulai bisnis dengan basis rumahan. Anda bisa manfaatkan tempat kosong di rumah Anda seperti halaman, garasi, dan dapur sebagai permulaan dalam menjalankan bisnis. Dengan memanfaatkan rumah, Anda dapat menghemat biaya modal yang cukup besar, sehingga modal didapat dialokasikan untuk kebutuhan lainnya. Berikut ini adalah beberapa cara yang harus Anda lakukan ketika ingin sukses memulai bisnis rumahan.

Belajar Administrasi

Walaupun bisnis yang dijalani hanya sekelas bisnis rumahan saja, namun Anda juga harus menguasai administrasi walaupun hanya secara sederhana. Selalu lakukan pencatatan administrasi dengan tertib walaupun angkanya bisa dibilang cukup kecil dan jangan pernah mencampurkan keuangan milik pribadi dengan bisnis yang sedang berjalan. Karena salah satu pondasi penting untuk kelangsungan bisnis yang akan Anda jalani agar bisa sukses adalah masalah administrasi.

Jauhkan Pikiran Dari Kegagalan

Di dalam sebuah bisnis, Anda hanya memiliki 2 pilihan, sukses atau gagal. Seorang pebisnis seharusnya tidak pernah merasa takut menghadapi kegagalan, walaupun masih menjadi pemula. Jika dari awal sudah merasa tidak yakin dengan bisnis Anda, maka dapat dipastikan kedepannya bisnis akan mengalami kegagalan. Mental pebisnis ini biasanya akan kuat seiring berjalannya waktu dan rintangan yang sudah dihadapi, butuh proses yang cukup panjang agar bisa meraih kesuksesan. Jadi, tanyakan pada diri Anda sendiri, kuat mana antara berfikir sukses dan gagal sebelum memulai bisnis.

Tentukan Visi & Misi Bisnis

Menentukan visi dan misi itu bisa dibilang sangat penting untuk menentukan arah tujuan bisnis kedepannya, walaupun saat ini bisnisnya hanya di kelas rumahan, tetapi Anda juga harus menentukannya dengan cukup jelas. Sehingga saat bisnis sedang berjalan, akan ada tujuan jelas yang dicapai kedepannya, tidak asal hanya berjalan tetapi harus mempunyai target yang ingin dicapai. Tanpa memiliki visi dan misi, apa yang menjadi tujuan dan bagaimana cara mencapai tujuan itu menjadi lebih sulit untuk di capai.

Hitung Kebutuhan Modal

Anda tidak akan dapat menjalankan bisnis jika modal yang Anda miliki belum mencukupi. Hitung secara teliti mana saja kebutuhan yang paling penting agar bisnis Anda bisa berjalan. Hindari pembelian barang-barang yang bila merasa belum perlu. Selain itu, Anda harus bisa memanfaatkan apa yang ada di sekitar rumah untuk memulai bisnis seperti dengan halaman, garasi, dapur, peralatan masak, dan lain sebagainya. Dengan demikan, Anda dapat memaksimalkan kesempatan Anda dalam memulai bisnis.

8 Cara Jitu dalam Mencari Lowongan Kerja

cara-menghemat-uang-belanja
Cara Menghemat Uang Belanja

Bursa kerja adalah sebuah tempat yang amat kompetitif bagi pencari kerja. Sebagai lulusan baru, hal itu akan menjadi tantangan yang cukup besar dalam mencari pekerjaan pertama. Oleh karena itu, mereka harus tampil berkesan di depan HRD setiap perusahaan.

Berdasarkan riset, 48 persen lulusan baru belum mendapatkan pekerjaan setelah lulus dan data ini terus meningkat setiap tahunnya. Salah satu cara yang mudah untuk mendapatkan pekerjaan adalah melalui bursa lowongan kerja termasuk di luar negeri. Ada beberapa tips jitu untuk pencari lowongan kerja :

1. Buat daftar perusahaan yang akan dilamar

Saat berada di bursa kerja, prioritaskan diri Anda pada daftar perusahaan yang akan dilamar. Pastikan perusahaan tersebut sedang berpartisipasi dan memberikan lowongan kerja di acara tersebut. Dibandingkan menguras tenaga untuk mendatangi setiap booth, lebih baik cari perusahaan yang sesuai dengan daftar yang telah dibuat.

2. Periksa posisi yang tersedia

Setelah membuat daftar perusahaan idaman, pantau terus informasi terbaru mengenai lowongan kerja pada perusahaan tersebut. Informasi tersebut dapat didapatkan di website perusahaannya.

3. Ketahui posisi booth setiap perusahaan

Cari denah lokasi yang biasanya letaknya di dekat pintu masuk dan meja resepsionis. Lalu temukan letak booth perusahaan idaman Anda. Cara ini dilakukan untuk menghemat waktu dan tenaga dalam mendaftar lowongan kerja.

4. Tetap tenang dan antusias

Yakinkan kepada HRD perusahaan bahwa Anda benar-benar tertarik bekerja di perusahaan tersebut. Awali dengan sedikit pembicaraan yg cukup santai tetapi tetap menunjukkan sikap ramah dan jadilah pendengar yang baik.

5. Lakukan pendekatan akrab dengan HRD

Jika memungkinkan, lakukanlah pembicaraan secara langsung dengan HRD senior. Anda akan memperoleh informasi lebih banyak tentang perusahaan, karena perekrut senior adalah orang yang memiliki pegaruh terbesar dalam proses rekrutmen.

6. Selama interview, jelaskan diri anda secara singkat, padat dan jelas

Beritahu kelebihan Anda dan keahlian yang bisa dikontribusikan ke perusahaan ketika diterima. Cukup persiapkan pernyataan singkat tentang diri Anda sendiri dan keahlian yang bisa dikontribusikan dalam waktu 2 menit. Hal yang paling penting adalah bisa menarik perhatian pewawancara. Dengan demikian Anda akan mudah diterima di lowongan pekerjaan yang diinginkan.

3 Cara Mengatur Keuangan yang Banyak Orang Tidak Tau!

cara-menghemat-uang-belanja
Cara Menghemat Uang Belanja

Mengatur keuangan bulanan memang susah-susah gampang. Banyak orang berguru atau sekadar membaca berbagai macam artikel untuk bisa mengelola keuangan dengan baik dan benar. Hal itu boleh-boleh saja mengingat mengatur keuangan memang bermanfaat bagi masa depan finansial Anda.

Jika masih bingung, berikut adalah beberapa cara mengatur keuangan ampuh untuk membangun masa depan keuangan lebih stabil.

1. Mengatur Uang dengan Prinsip 50-20-30

Cara mengatur keuangan yang satu ini cukup sederhana, tapi tak banyak diketahui orang. Jadi apa maksudnya sistem 50-20-30 ini ? Setiap gaji yang Anda terima setiap bulan, alokasikan 50% dari uang tersebut untuk biaya hidup sehari-hari, seperti makan, biaya transportasi, membayar sewa rumah, tagihan listrik dan air, termasuk tagihan kartu kredit.

Selanjutnya, sisakan 20% dari gaji untuk tabungan dan investasi. Anda juga harus mengalokasikan uang untuk dana darurat, misalnya saat Anda jatuh sakit, motor tiba-tiba rusak, atau kejadian tak terduga lainnya. Jangan lupa gunakan juga untuk investasi di dana pensiun atau instrumen investasi lainnya. Dana ini jangan sampai digunakan untuk keperluan lain.

Sedangkan sisa 30% dari gaji,bisa Anda gunakan untuk hiburan, liburan, belanja baju atau membeli barang yang diinginkan. Jika alokasi anggaran ini Anda anggap terlalu besar, Anda bisa memperkecilnya atau memodifikasi sesuai kebutuhan. Sebetulnya Anda dapat beradaptasi sendiri dengan tetap berpegang pada prinsip 50-20-30.

2. Gambarkan Diri Anda saat Usia 80 Tahun

Mungkin saat ini Anda memang masih masuk dalam rentang usia generasi milenial 20-30 tahunan. Tapi coba Anda bayangkan sejenak diri Anda di usia 80 tahun. Apakah Anda masih mau bekerja keras mencari uang atau mau menikmati hidup bersama anak cucu? Jika Anda tidak ingin masa pensiun tanpa bekal keuangan yang cukup, tentu Anda harus mulai berpikir soal tabungan pensiun sejak masih muda.

Bayangkan di umur 80 tahun, Anda sudah mempunyai rumah dan kendaraan, bisa menyekolahkan anak-anak sampai sarjana, seluruh keluarga sudah terlindungi dengan asuransi, dan ada usaha yang menopang hari tua. Sangat indah kan? Untuk mencapai semua itu, Anda perlu mengatur keuangan dengan tepat selagi masih muda. Tentunya bisa tanpa harus mengorbankan gaya hidup Anda.

3. Simpan Uang Receh

Jangan pernah sepelekan recehan. Simpanlah hasil kembalian dari warung, minimarket, dan lainnya. Siapkan wadah kecil untuk menyimpan uang receh tersebut agar tidak berceceran. Nantinya uang receh ini akan terus bertambah dan bisa digunakan saat-saat darurat, terutama di tanggal tua saat dompet mulai menipis.