5 Panduan Meraih Untung untuk Investor Pemula

uang-online
Uang Online

Minimnya informasi memang menjadi kendala utama dalam melakukan investasi saham khususnya untuk investor pemula.

Selain itu, menjadi investor pemula memang tidak mudah, karena belum mengetahui caranya, juga ada kekhawatiran bakal merugi.

Namun, sebaiknya kamu jangan terlalu khawatir, bermain saham bisa jadi menguntungkan, kalau anda memiliki informasi dan panduan sebagai investor pemula.

Berikut panduan dasarnya:

1. Investasi Saham Ketika Kondisi Ekonomi Stabil

Bila kondisi ekonomi negara membaik, bursa saham juga akan naik. Pada saat-saat kondisi ekonomi seperti ini juga baik memulai untuk membeli slot emiten (perusahaan yang bermain di pasar bursa) yang dipilih.

Alasannya, gejolak perekonomian global tidak seaktif pada tahun lalu, karena adanya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Cina yang bersitegang. Jika investor mengambil keputusan sekarang ini akan meningkatkan potensi profit pada investasi saham. Maka jangan sampai wait and see terlalu lama ya.

2. Belilah Saham Perusahaan dengan Fundamental yang Baik

Analisa dulu perusahaan mana yang menurut para investor bakal menguntungkan. Dengan cara melihat profil perusahaan tersebut serta jejak rekamnya sepanjang berdagang di pasar bursa. Bila jejak rekamnya (track record) mumpuni alias fundamentalnya baik, maka jangan ragu untuk berinvestasi. Karena umumnya harga saham mengikuti kinerja perusahaannya. Hal ini sering kali dilupakan investor pemula.

3. Carilah Perusahaan dengan Potensi Pertumbuhan Tinggi

Perusahaan besar belum tentu juga memberikan keuntungan yang tinggi. Investor pemula sering kali keliru. Menurut juruscuan, saham dari perusahaan lapis kedua atau ketiga yang fundamentalnya oke biasanya memiliki potensi pertumbuhan yang lebih besar daripada perusahaan besar (blue chip). Tetapi harus diwaspadai, saham berlapis tersebut mengikuti fluktuasi harga yang lebih tinggi, sehingga risikonya lebih besar.

4. Beli Saham yang sedang Murah tapi Tidak Murahan

Terkadang ada perusahaan yang menawarkan potongan harga kepada calon investor. Namun, sebelum membelinya, sekali lagi jangan lupa lihat jejak rekam (track record) perusahaan tersebut. Sebab, banyak investor terjebak membeli saham karena tergiur harganya yang murah, tapi portofolio perusahaan tersebut bermasalah.

5. Carilah Penawaran Dividen yang Cukup Sering

Perusahaan berfundamental baik biasanya kerap memberikan dividen (keuntungan laba suatu perusahaan) kepada pemegang sahamnya. Dividen tersebut rupanya bisa diinvestasikan kembali.

Apabila terus-menerus dilakukan, keuntungannya juga lumayan. Strategi mencari perusahaan yang rajin membagi dividen dinamakan Income Investing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *