Mengenal Udang Jerbung dan Cara Mengolahnya

Hasil laut Indonesia benar-benar kaya, ya. Beberapa lalu, terdapat informasi jika export udang kita terhitung yang paling besar di dunia. Sayang, ini jarang-jarang sekali diungkit di berita, walau sebenarnya menurut saya ini terhitung prestasi yang membesarkan hati. Selain itu, udang adalah salah satu makanan laut favorit orang Indonesia dengan berbagai cara memasaknya

Sesudah membaca informasi itu, saya juga ingin tahu dengan beberapa jenis udang yang berada di Indonesia. Ada satu tipe udang yang saya mengenal karena informasi itu, yaitu udang jerbung.

Awalnya, saya kurang paham dengan udang jerbung. Setiap membeli udang di supermarket, saya cuman pilih tipe udang yang berdaging putih dan berbuntut merah. Baru sesudah searching berkenaan beberapa jenis udang, saya pahami jika udang yang kerap saya membeli ialah udang jerbung. 

Lebih persisnya, salah satunya tipe dari udang jerbung. Hmm, benar ada berapakah tipe udang jerbung? Baca keterangan berikut!

Beberapa jenis udang jerbung

Pada umumnya, udang yang disebutkan “white shrimp” ini mempunyai daging warna putih dan kaki warna merah. Tetapi rupanya, udang jerbung ini punyai banyak arti lain dengan keberagaman ternyata. Sekurang-kurangnya, ada tiga tipe udang jerbung yang dapat diketemukan di Indonesia:

a. Udang bambu (bamboo shrimp), yaitu tipe udang jerbung yang kenampakannya serupa pohon bambu. Badannya bergaris-garis atau mempunyai bintik merah dengan warna daging kekuningan.

b. Udang peci (white shrimp), yaitu tipe udang jerbung yang mempunyai daging warna putih dengan kulit berbintik hitam kecil. Jangan cemas, bintik hitam ini bukanlah bintik, ya.

c. Udang pisang (banana shrimp), yaitu tipe udang jerbung yang mempunyai kulit luar warna kuning seperti pisang.

Faedah dari udang jerbung

Beberapa orang ngomong jika makanan laut punyai nutrisi yang bagus untuk perubahan otak. Nah, ini bisa dibuktikan pada udang jerbung yang memiliki kandungan Omega 3 EPA, DHA, dan Omega 6. Ke-3 kandung ini bisa menolong ingatan dan membenahi mekanisme saraf otak, lho. Luar biasanya kembali, udang jerbung ini rendah kolesterol, jadi benar-benar aman untuk konsumsi keluarga anda.

Pilih udang jerbung

Udang jerbung banyak ditemukan di pasar, entahlah pasar tradisional atau supermarket besar. Ukuran ada dari kecil sampai besar. Udang ini dipasarkan berbentuk fresh, tetapi seringkali ada versus kupasan atau dagingnya saja. Untuk pilih udang jerbung fresh, yakinkan warna kulitnya nampak ceria. 

Disamping itu, yakinkan dagingnya juga warna putih ceria dan tercium amis yang fresh. Bila tercium wewangian amis menusuk atau condong busuk, seharusnya tidak diputuskan, ya. Dan paling akhir, check kepala udangnya. Jauhi kepala udang yang menempel kuat (tidak dapat digoyangkan), hampir terlepas dari tubuhnya, atau malahan tidak berkepala sebab udang itu telah tidak fresh kembali.

Memproses udang jerbung

Udang jerbung mempunyai rasa manis dan renyah yang unik. Dagingnya juga terasa halus hingga udang ini benar-benar gampang dibuat jadi bermacam olahan. Saat sebelum diproses, kupas udang lebih dulu, menghilangkan antenanya (kumis udang), dan membersihkan sisi punggungnya. Bersihkan sampai bersih dan daging udang siap diolah. Tetapi bila tidak pengin hilangkan kulitnya, anda perlu memotong antena udangnya saja lalu bersihkan sampai bersih.

Udang jerbung dapat dimasak, digabungkan dalam sup atau tom yam, ditumis, di pepes, dibakar, atau diolah bersama nasi goreng, mie goreng, atau capcay. Jika pengin membakar udang jerbung, yakinkan anda tidak menempatkannya di atas api kelamaan sebab kulit udang ini cukup tipis. Kecuali diproses berbentuk utuh atau kupasan, udang jerbung bisa juga diambil dagingnya saja lalu dibuat jadi bakso udang, siomay, batagor sampai pempek.

Wah, rasa-rasanya tidak sabar untuk beli udang ini, ya? Tenang saja, harga udang jerbung cukup dapat dijangkau di kantong, kok. Tetapi kecuali udang ini, ada pula satu tipe udang yang kaya nutrisi dan tidak kalah memikat buat diproses: udang pancet. Check di sini untuk panduan pilih dan memprosesnya, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *